Permulaan Awal tahun ini, apakah Anda sudah melakukan
kegiatan berlibur? Menurut Anda, seberapa penting liburan harus dilakukan dalam
satu tahun? Liburan sendiri pada dasarnya adalah saat dimana seseorang dapat
menggunakan waktunya untuk lebih dekat dengan keluarga atau teman terdekat yang
menghasilkan kepuasan dan rasa senang.
Sebagian orang menganggap liburan adalah sebuah keharusan.
Bagi mereka yang menganggap liburan adalah hal penting, di saat ada celah libur
pasti mereka akan mencari tempat-tempat liburan yang menyenangkan. Di samping
itu, ada juga beberapa orang yang menganggap liburan tidak begitu penting,
dengan dalih liburan hanya menghabiskan uang dan tidak menghasilkan apapun
selain rasa lelah dan laundry yang menumpuk. Bagi kamu yang menganggap liburan
tidak penting, coba baca fakta-fakta ini.
Semua Orang Butuh Liburan
Buang anggapan bahwa mereka yang suka liburan adalah orang
yang boros. Pada dasarnya, secara psikologis, semua orang membutuhkan liburan.
Mengapa anak-anak sekolah senang ketika musim liburan tiba? Karena mereka
menemukan hal baru dan bisa bersenang-senang, sehingga energy mereka kembali
penuh saat menghadapi tahun ajaran baru. Demikian juga dengan Anda. Dengan
melakukan liburan, Anda bisa selalu segar setelah melakukan banyak aktivitas
memusingkan di kantor maupun di rumah.
Sebuah hasil penelitian dalam Journal Applied Research in
Quality of Life menunjukan bahwa rasa bahagia yang senang liburan akan
meningkat tajam dibandingkan mereka yang tidak liburan. Tidak hanya itu, satu
kali liburan juga dapat membuat seseorang merasa bahagia selama 8 bulan. Jeroen
Nawijn, sang kepala penelitian mengatakan, “Tidak ada orang yang lebih bahagia
selain mereka yang menikmati liburan,”. Kalau sudah begini, masih bisa menolak
liburan?
Tahukah kamu, wanita yang hanya liburan sekali dalam enam
tahun dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau kematian karena jantung
koroner. Di sisi lain, pria yang tidak mengambil liburan tahunan terbukti
memiliki resiko kematian 20 persen lebih tinggi dan resiko terkena serangan
jantung 30 persen lebih tinggi. Wah, terbayang kan, betapa pentingnya liburan?
Ini pasti yang bikin perempuan senang membacanya. Dari hasil
penelitian The Global Commission on Aging and Transamerica Center di Amerika
Serikat, liburan dapat membuat Anda awet muda, atau setidaknya lebih awet muda.
Tidak hanya itu, liburan juga bisa membantu memuluskan kulit, karena dengan
berlibur, rasa stress hilang, rasa senang pun meningkat. Hal ini dapat menunda
lebih lama munculnya masalah kulit seperti keriput dan gejala penuaan dini.
Jadwalkan waktu untuk tidur, waktu luang dan olahraga selama
liburan, jika ketiganya dimasukkan dalam jadwal berlibur maka bisa mendapatkan
manfaat dari liburan bagi otak.
Hindari pekerjaan, peneliti dari Tel Aviv University
menemukan bahwa orang yang selalu berhubungan dengan pekerjaan seperti selalu
membawa smartphone kemungkinan tidak mendapatkan manfaat dari berlibur.
Melakukan sosialisasi, dalam Journal of Travel Medicine
diketahui bahwa melakukan sosialisasi dengan teman baru bisa menurunkan stres.
Liburan Bikin Awet Muda
Setelah baca fakta-fakta ini, sudah yakin belum kalau
liburan itu wajib hukumnya dilakukan setidaknya satu tahun sekali? Jika sudah,
ayo kita tentukan destinasi liburan kita.
Berikut ini 4 alasan yang membuat liburan menjadi hal yang
penting bagi otak, seperti dikutip dari Myfoxorlando.com, Selasa (16/8/2011)
yaitu:
1. Meningkatkan memori
Dr Russell Poldrack selaku direktur Imaging Research Center
dari University of Texas di Austin menuturkan berlibur akan memberikan
pengalaman baru, kondisi ini akan membuat otak merespons dengan melepaskan
dopamin ke dalam hippocampus (bagian otak yang menciptakan memori atau
kenangan). Hal ini akan meningkatkan memori dan membantu melindungi dari
penyakit Alzheimer.
2. Meningkatkan kreativitas
Peneliti Amerika dan Perancis menemukan liburan bisa
meningkatkan kemampuan dalam memecahkan masalah, meningkatkan kesadaran akan
koneksi yang terputus serta mendorong orang untuk mencoba sesuatu yang baru.
Hal ini karena liburan memfasilitasi pikiran kreativitas seseorang.
3. Mempertajam konsentrasi
Peneliti dari University of Pittsburgh melaporkan orang
dengan kondisi kesehatan yang serius cenderung mengambil waktu luang lebih
sedikit sehingga meningkatkan kadar hormon stres. Poldrack menuturkan ketika
seseorang lelah, maka korteks prefrontal akan kewalahan akibat banyaknya hormon
stres dan membuat seseorang kehilangan fokus atau konsentrasi.
4. Memberikan waktu istirahat
Studi menemukan 2-3 hari setelah liburan orang akan memiliki
waktu istirahat dan tidur yang lebih berkualitas, hal ini bahkan bisa meningkat
hingga 80 persen. Tidur yang berkualitas bisa meningkatkan memori dan kesehatan
otak.
Untuk mendapatkan manfaat dari liburan yang dilakukan, maka
ada beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangkan dalam melakukan liburan yaitu:
Melakukan perjalanan jauh, sehingga memaksa seseorang untuk
beradaptasi dengan lingkungan baru dan meningkatkan kreativitas.
Satu Kali Liburan Membuat Bahagia Selama 8 Bulan
Jadi Lebih
Sehat Dengan Liburan